Pembelajaran Matematika Penjumlahan Bilangan Bulat Dengan Media Kontekstual


Capture2Matematika merupakan mata pelajaran wajib dalam kurikulum KTSP. Mata pelajaran Matematika dapat diartikan sebagai ilmu logika yang mempelajari bahasa simbolis berupa bentuk, susunan, besaran dan konsep-konsep yang saling berhubungan secara kuantitatif dan keruangan serta berfungsi untuk memudahkan berfikir dalam memecahkan masalah. Oleh karena itu, pembelajaran Matematika sangat membutuhkan kejelian dan ketelitian guru agar peserta didik mampu menguasai pelajaran Matematika.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa anak usia SD yang sedang mengalami perkembangan dalam tahap berpikir konkrit memerlukan stimulus untuk berpikir logis dan kreatif dalam memahami materi mata pelajaran matematika. Dengan mengajarkan Matematika secara lebih kreatif diharapkan mampu mengatasi kesulitan-kesulitan belajar yang dialami oleh peserta didik.

Bilangan bulat sebenarnya merupakan bilangan bukan pecahan yang terdiri bilangan bulat negatif, nol, dan bulat positif Bilangan bulat dinyatakan dengan B = { …, -2, -1, 0, 1, 2, …}. Operasi hitung pada bilangan bulat yang diterapkan di SD meliputi penjumlahan dan pengurangan, serta perkalian dan pembagian. Materi ini diberikan secara berkelanjutan dimulai dari kelas IV semester II, kelas V semester I, dan kelas VI semester I dan II. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik lebih memahami dan menguasai secara penuh bilangan bulat beserta operasi hitung di dalamnya.

Pada pembelajaran Matematika khususnya penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas tinggi, guru dapat menggunakan berbagai cara dalam penyampaian konsep. Salah satu tindakan guru dalam penyampaian konsep adalah penggunaan media yang tepat. Media dapat diartikan sebagai alat atau benda yang dapat dimanipulasi sebagai sumber informasi yang ditangkap melalui alat indera sehingga merangsang proses berfikir dalam belajar. Penggunaan media ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan keingintahuan siswa terhadap materi yang akan diajarkan. Penggunaan media juga dapat membantu  siswa dalam mempelajari dan menguasai konsep penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat yang bersifat abstrak menjadi dikonkritkan. Harapannya kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman peserta didik yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya kemampuan peserta didik dalam penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.

Dalam pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat, guru dapat menggunakan media kontekstual yang dengan mudah dijumpai dan ditemukan di lingkungan sekitar siswa. Guru dapat menggunakan  batu kerikil, daun atau ranting pohon. Misalnya guru menggunakan media berupa daun maka guru dapat menggunakan jenis daun muda/ hijau dan daun kering.  Sebagai guru kita dapat memberikan pengertian bahwa daun muda/ hijau mewakili bilangan bulat positif sedangkan daun kering/ kuning mewakili bilangan bulat negatif. Dalam pembelajaran bilangan bulat dengan media daun ini konsep yang digunakan mengadopsi pembelajaran bilangan bulat dengan media manik-manik. Alasan pemilihan media daun adalah siswa maupun guru tidak perlu membuat media manik-manik tetapi mereka bisa mengambil langsung di lingkungan sekitar mereka. Selain itu, pembelajaran dengan media daun ini akan membiasakan pola hidup bersih dan sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan. Siswa akan terbiasa untuk memungut daun kering yang berjatuhan dan berserakan di halaman sekolah sehingga halaman akan nampak selalu bersih. Setelah selesai pembelajaran pun siswa akan terbiasa mencuci tangannya sehingga mereka menjadi lebih sehat.

Penerapan pembelajaran bilangan bulat dengan media daun dapat dilihat dalam penjelasan berikut ini:

contoh soal 1:

Hasil operasi hitung dari 5 + (-2) adalah ….

Langkah-langkah penyelesaian:

a. Ambil dan letakkan 5 buah daun muda/ hijau berjajar di atas meja .

b. Ambil dan letakkan dua daun kering di bawah kumpulan daun yang berjajar.

c. Pasangan antara daun muda/ hijau dan daun kering disebut netral dan nilainya adalah nol (0).

d. Hasil operasi hitung penjumlahan antara 5 + (-2) adalah sisa daun yang tidak mempunyai pasangan yaitu 3 daun muda/ hijau yang artinya adalah +3. Jadi hasil operasi hitung 5 + (-2) = 3.

Contoh soal 2:

Hasil operasi hitung dari 4 + (-7) adalah ….

Langkah-langkah penyelesaian:

a. Ambil dan letakkan 4 buah daun muda/ hijau berjajar di atas meja .

b. Ambil dan letakkan 7 daun kering di bawah kumpulan daun yang berjajar.

c. Pasangan antara daun muda/ hijau dan daun kering disebut netral dan nilainya adalah nol (0).

d. Hasil operasi hitung penjumlahan antara 4 + (-7) adalah sisa daun yang tidak mempunyai pasangan yaitu 3 daun kering yang artinya adalah -3. Jadi hasil operasi hitung 4 + (-7) = -3.

Conotoh soal 3:

Hasil dari operasi hitung  -2 + 8 adalah ….

Langkah-langkah penyelesaian:

a. Ambil dan letakkan 2 buah daun kering berjajar di atas meja .

b. Ambil dan letakkan 8 daun muda/ hijau di bawah kumpulan daun kering yang berjajar.

c. Pasangan antara daun muda/ hijau dan daun kering disebut netral dan nilainya adalah nol (0).

d. Hasil operasi hitung penjumlahan antara -2 + 8 adalah sisa daun yang tidak mempunyai pasangan yaitu 6 daun muda/ hijau yang artinya adalah +6. Jadi hasil operasi hitung -2 + 8 = 6.

Demikian sedikit penjelasan tentang pembelajaran operasi hitung penjumlahan bilangan bulat menggunakan media kontekstual berupa daun. Mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyampaian dan penulisan artikel ini dan apabila artikel ini ada mafaatnya semoga dapat membantu rekan-rekan guru dan siswa dalam meningkatkan mutu pendidikan Indonesia.
Salam bangkit

Tentang Irwanto, S.Pd.SD

Seorang pendidik di sebuah SD negeri di Kabupaten Wonogiri yang ingin berbagi dan bertukar pemikiran serta berdiskusi tentang dunia pendidikan khususnya dunia sekolah dasar lewat blog.
Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Pembelajaran Matematika Penjumlahan Bilangan Bulat Dengan Media Kontekstual

  1. guru sd berkata:

    ijin copas gan

    Suka

  2. guru sd berkata:

    ijin copas gan..he

    Suka

  3. guru sd berkata:

    ijin copas gan…he

    Suka

  4. melu nonton sik pak, lagek puasa ra konsen.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s